mengetahui asal usul siluman di indonesia

Di Indonesia sejak kemerdekaan atau bahkan jauh sebelum itu, masyarakat mengenal beberapa siluman, seperti : Siluman Harimau (putih), Siluman Buaya (putih) dan banyak lagi yang saya tidak tahu.

Bila kita lacak pada kebudayaan kuno di Bangsa-Bangsa lain kita jumpai juga sosok yang bisa kita sebut sebagai siluman, antara lain:

– Kebudayaan Yunanni Kuno (tahun: 1000-3000 SM?), mempunyai kisah tentang Centaurs atau Centaurus, yaitu manusia berbadan kuda.
– Kebudayaan Mesir Kuno (tahun:1000-3000 SM?): mempunyai kisah tentang Dewa Anubis, manusia berkepala Anjing. Juga ada manusia berkepala gagak, manusia berbadan Singa (Sphinx).
– Kebudayaan Hindu-India kuno (tahun 1000 SM?): mempunyai kisah tentang Hanuman: monyet penolong Rama. Subali dan Sugriwa, dua orang manusia yang berubah jadi monyet. Ganesha, yaitu anak Dewa Syiwa yang berwujud Gajah
– Eropa kuno: mempunyai kisah mengenai Werewolf, manusia serigala.
– Eropa modern: mempunyai kisah mengenai Vampire yang bisa berubah wujud dari manusia menjadi kelelawar.

Sudah dapat dipastikan bahwa jaman sejarah Indonesia yang mulai agak terlambat (abad 1 atau mungkin 5 M) terpengaruh dari kebudayaan kuno diatas. Sehingga pada saat ini di tengah masyarakat terdapat kepercayaan Siluman Buaya, Siluman Harimau.

Dugaan lain sih begini, tanpa pengaruh kebudayaan lain, yaitu pada awalnya di hutan dijumpai seekor harimau albino yang berwarna putih atau di rawa-rawa seekor buaya albino berwarna putih. Karena diluar kelaziman, maka masyarakat desa yang kurang pintar tanpa pikir panjang mengangapnya sebagai siluman, alias mahluk jadi-jadian.

sumber: kaskus    username: varulbawel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

peliharaanku

kasih makan biar kaga mati

%d blogger menyukai ini: